Postingan

Derivat Asam Karboksilat

Gambar
Turunan asam karboksilat biasanya dapat dibuat dengan reaksi kondensasi dimana asam karboksilat direaksikan dengan gugus fungsi yang sesuai (alkohol, amina, ester, dll). Dengan pengusiran molekul air. Turunan asam karboksilat dapat dibedakan dari aldehida dan keton dengan adanya gugus yang mengandung heteroatom elektronegatif - biasanya oksigen, nitrogen, atau sulfur - yang terikat langsung ke karbon karbonil. Anda dapat menganggap turunan asam karboksilat memiliki dua sisi. Satu sisi adalah gugus asil, yang merupakan karbonil ditambah gugus alkil (R) yang terikat. Dalam kasus spesifik di mana R adalah hidrogen atau metil, kimiawan masing-masing menggunakan istilah gugus formil dan asetil. Satu sisi lainnya adalah kelompok terkait-heteroatom: dalam teks ini, kita terkadang merujuk pada komponen ini sebagai kelompok 'asil X' (ini, bagaimanapun, bukan istilah standar dalam kimia organik). Perhatikan bahwa gugus asil X merupakan bentuk deprotonasi sederhana dari gugus fungsi lain ...

Pembentukan dan Sifat-Sifat Asam Karboksilat

Gambar
  Baiklah teman-teman, perlu kita ketahui bahwasannya alkohol primer dan aldehida biasanya dapat dioksidasi menjadi asam karboksilat menggunakan larutan kalium dikromat (VI) dengan adanya asam sulfat encer. Selama reaksi ini berlangsung, larutan kalium dikromat (VI) berubah dari jingga menjadi hijau. Kalium dikromat (VI) bisa juga diganti dengan natrium dikromat (VI). Karena yang penting adalah ion dikromat (VI), semua persamaan dan perubahan warnanya akan identik. Pada alkohol primer ketika akan dioksidasi menjadi asam karboksilat, alkohol primer ini akan mengalami dalam dua tahap.Dalam menjadi suatu aldehida dan kemudian menjadi asam. sering digunakan versi sederhana dari persamaan ini menggunakan "[O]" untuk mewakili oksigen dari zat pengoksidasi. Pembentukan aldehida ditunjukkan oleh persamaan yang disederhanakan:                       Pada gugus "R" ini adalah atom hi...

Mekanisme Reaksi Reduksi Pada Berbagai Senyawa Organik

Gambar
 Mekanisme Reaksi Reduksi pada Berbagai Senyawa Organik  Perlu kita ingat, reaksi reduksi itu merupakan suatu reaksi yang dapat melepaskan oksigen, menerima hidrogen, menerima elektron dan merupakan reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi. Proses reduksi dapat pula terjadi proses pemutusan ikatan CO dan dalam pembuatan alkohol, oksigen sangat memerlukan pengambilan proton (H + ) dari air ataupun asam yang ditambahkan pada saat reaksi telah berlangsung. Ketika aldehid direduksi maka akan menghasilkan alkohol primer dan pada keton apabila direduksi akan menghasilkan alkohol sekunder. Mekanisme reaksi reduksi pada senyawa organik diantaranya : 1. Mekanisme reduksi dari senyawa nitro menghasilkan Amina     Prinsip dari mekanisme ini yaitu kelompok nitro dapat direduksi dengan mudah menjadi suatu gugus amino dengan logam misalnya seperti timah, seng, dan besi pada larutan asam. mekanisme reaksi reduksi dari gugus nitro dengan suatu logam dalam larutan asam ini a...

Mekanisme Reaksi Oksidasi pada Berbagai Senyawa Organik

Gambar
Pada blog saya saat ini saya akan membahas materi tentang mekanisme reaksi oksidasi pada berbagai senyawa organik .  Pada reaksi oksidasi ini, oksigen yang digunakan bukan hanya gas oksigen bebas, namun menggunakan oksigen dari sumber lain juga. Oksidasi yaitu melepaskan elektron. Karakteristik dari reaksi oksidasi pada senyawa organik bisa ditinjau dari ikatan C-O nya yang menghasilkan lebih banyak dan juga menghasilkan ikatan C-H yang lebih sedikit. Reaksi oksidasi juga mengalami kenaikan biloks (bilangan oksidasi). Baiklah, pada blog ini akan dijelaskan mengenai mekanisme reaksi oksidasi pada berbagai senyawa organik. Kebanyakan  heteroatom  yang  terdapat  di  dalam  molekul  organik  lebih ektr onegatif daripada karbon dan menyebabkan meningkatnya bilangan oksidasi jika terikat pada    el karbon. Bilangan oksidasi tiap atom karbon dalam senyawa dapat d itentukan dengan keelektronegatifan. 1. Bilangan  oksidasi...

Mekanisme Reaksi-Reaksi Adisi Aldehida dan Keton

Gambar
 Reaksi-Reaksi Adisi Aldehid dan Keton      Oke teman-teman kali ini saya akan membahas materi selanjutnya yaitu reaksi-reaksi aldehid dan keton. Aldehida dan keton ini dapat mengalami berbagai jenis reaksi yang dapat menghasilkan banyak produk berbeda. Reaksi yang paling umum dapat terjadi yaitu adalah reaksi adisi nukleofilik, yang mana reaksi ini mengarah pada pembentukan alkohol, alkena, diol,sianohidrin (RCH(OH) C & tbond, N) dan imina R2C & dbond, NR) untuk menyebutkan beberapa contoh representatif. Alkena, aldehid, dan keton dapat mengalami adisi reagen-reagen kedalam suatu ikatan pi. Terdapat banyak reaksi adisi yang terjadi, misalnya seperti reaksi adisi dengan nukleofil lemah dan dikatalisasi asam. hal ini dikarenakan protonasi menambah muatan positif pada suatu karbon karbonil, sehingga karbon ini dapat lebih mudah terserang oleh nukleofil yang lebih rendah.       Dalam reaksi adisi reaktivitas relatif suatu aldehid dan keton da...

Mekanisme Reaksi Bersaing SN2 dan E2

Gambar
 Mekanisme Reaksi Bersaing SN2 dan E2     Baiklah teman-teman sebelumnya sudah dibahas mengenai reaksi bersaing SN1 dan E1, pada topik ini saya akan membahas tentang mekanisme reaksi bersaing untuk SN2 dan E2. Reaksi SN2 dan E2 merupakan reaksi substitusi dan eliminasi biomolekular yang membutuhkan suatu pelarut polar dan suatu penggunaan basa kuat. Reaksi SN2 merupakan reaksi yang membutuhkan suatu nukleofil yang baik dan pada reaksi E2 membutuhkan suatu basa yang baik pula. SN2 dan E2 dapat bersaing dengan kondisi reaksi yang sama, hal ini diakibatkan nukleofil yang baik tersebut juga merupakan dari basa yang baik. Reaksi ini dapat saling bersaing dikarenakan suatu spesies yang bermuatan negatif yang bertindak sebagai nukleofil dapat menyerang dari bagian belakang dari karbon dalam membentuk produk substitusi. Selain itu, nukleofil tersebut juga dapat bertindak sebagai suatu basa yang dapat menghilangkan hidrogen (H) yang mengarah ke suatu produk eliminasi.   ...

Mekanisme Reaksi Bersaing SN1 dan E1

Gambar
      Mekanisme Reaksi Bersaing SN1 dan E1           Baiklah teman-teman semua kali ini saya akan membahas tentang reaksi bersaing antara SN1 dan E1. Mari kita simak bagaimana yang terjadi pada reaksi SN1 dan E1 ketika kondisi mendukung reaksi atau nukleofil yang buruk/ basa lemah. Dalam reaksi ini, alkil halida berdisosiasi untuk membentuk suatu karbokation. Karbokation yang terbentuk ini kemudian dapat bergabung dengan nukleofil membentuk substitusi produk atau dapat juga kehilangan proton untuk membentuk produk eliminasi. Mekanisme sebagai berikut :      Pada mekanisme tersebut, alkil halida memiliki urutan reaktivitas yang sama dalam reaksi SN1 seperti pada reaksi E1. Hal ini dikarenakan dari kedua reaksi tersebut memiliki langkah-langkah penentuan laju yang sama dalam pemisahan alkil halida. Artinya semua alkil halida yang sedang bereaksi dalam kondisi SN1/E1 akan memberikan suatu produk subtitusi dan eliminasi. Perlu...