Mekanisme Reaksi Oksidasi pada Berbagai Senyawa Organik
Pada blog
saya saat ini saya akan membahas materi tentang mekanisme reaksi oksidasi pada
berbagai senyawa organik . Pada reaksi
oksidasi ini, oksigen yang digunakan bukan hanya gas oksigen bebas, namun
menggunakan oksigen dari sumber lain juga. Oksidasi
yaitu melepaskan elektron. Karakteristik dari reaksi oksidasi pada senyawa
organik bisa ditinjau dari ikatan C-O nya yang menghasilkan lebih banyak dan
juga menghasilkan ikatan C-H yang lebih sedikit. Reaksi oksidasi juga mengalami
kenaikan biloks (bilangan oksidasi). Baiklah, pada blog ini akan dijelaskan
mengenai mekanisme reaksi oksidasi pada berbagai senyawa organik.
Kebanyakan heteroatom yang terdapat di dalam molekul organik lebihektronegatif daripada karbon dan menyebabkan meningkatnya bilangan oksidasi jika terikat pada elkarbon. Bilangan oksidasi tiap atom karbon dalam senyawa dapat ditentukan dengan keelektronegatifan.
1.Bilangan oksidasi
sebuah atom karbon
berubah dengan -1 setiap
kali terjadi ikatan dengan atom hidrogen
2.Bilangan oksidasi
sebuah atom karbon
berubah dengan +1
setiap kali terjadi ikatan dengan
heteroatom yang lebih elektronegatif
3.Ikatan antara atom
karbon tidak dihitung dalam penentuan bilangan oksidasi.
Mekanisme
Reaksi Oksidasi Alkohol
Oksidasi
Jones
Salah satu jenis reaksi oksidasi untuk alkohol primer maupun sekunder adalah dengan menggunakan reagen yang ditemukan oleh Sir Ewart Jones (reagen Jones). Pembuatan reagen Jones yaitu dengan mereaksikanlarutan kromium trioksida/kalium dikromat dalam asam sulfat encer dan aseton. Oksidasi ini sangat cepat, cukup eksotermis, dan menghasilkan rendamen yang banyak. Reagen Jonesbersifat sangat asam sehinggapada proses oksidasi sangat rawan karena dikhawatirkan dapat mengoksidasi aldehid menjadi asam karboksilat dalam kondisi oksidator berlebih. Mekanismereaksi dimulai melalui pembentukan ester kromat dengan katalis asamdengan mencampuran K2Cr2O7 dengan H2SO4selanjutnya campuran ini ditambahkan dengan alkohol atau aldehid
Oksidasi Swern
Suatu reaksi kimia dimana alkohol primer atau sekunder teroksidasi menjadi suatu aldehidatau
keton menggunakan reagenSwern
yaitu oksalil krorida (COCl)2,dimetil sulfoksida
(DMSO) dan basa organik.
Dinamai reaksi Swern karena reagen ini ditemukan oleh Daniel
Swern. Produk samping reaksi ini adalah dimetil sulfida ((CH3)2S), karbon
dioksida (CO2), dan basa organik.
Mekanismesebagai berikut:
1. 1. Oksalil klorida ditambahkan dengan DMSO
2. 2. Campuran ditambahkan alkohol
Apabila menggunakan oksalil klorida sebagai agen dehidrasi, reaksi harus dijaga lebih dingin dari -60oC untuk menghindari reaksi samping. Akan tetapi jika menggunakan sianurat klorida maupun anhidrida trifluoroasetat reaksi dapat dihangatkan sampai -30oC tanpa reaksi samping. Metode lain untuk mengaktifkan DMSO dalam memulai pembentukan intermediet dapat menggunakan karbodiimida dan kompleks piridina-sulfur trioksida.Reaksi ini dapat membantu dalam oksidasi senyawa yang sensitif terhadap asam, yang memungkinkan membusuk di bawah kondisi asam pada metode tradisional seperti oksidasi Jones.Mekanisme Oksidasi Aldehid dan Keton
Kehadiran B. Atau, dengan kata lain, mereka adalah agen pereduksi yang kuat.
Reagen yang paling umum untuk konversi ini adalah CrO3 dalam asam encer. Reaksi ini umumnya memberikan
hasil yang baik pada suhu kamar.
Pada kondisi asam untuk reaksi sebelumnya dapat menyebabkan
reaksi samping yang tidak diinginkan. Jika masalah ini terjadi, dapat
diperbaiki dengan menggunakan larutan sliver oxide, Ag2O, dalam amonia berair, juga disebut reagen
Tollens.
Karena keton tidak memiliki atom hidrogen tertentu, keton
tahan terhadap oksidasi, dan hanya zat pengoksidasi yang sangat kuat seperti
larutan kalium manganat (VII) (larutan kalium permanganat) yang mengoksidasi
keton. Namun, mereka melakukannya dengan cara yang merusak, memutus ikatan
karbon-karbon dan membentuk dua asam karboksilat.
Permasalahan :
1. Mengapa reagen jones dapat mengoksidasi alkohol primer dan sekunder ?jelaskan !
2. Mengapa ketika menggunakan oksalil klorida sebagai agen dehidrasi, reaksi harus dijaga lebih dingin dari -60oC untuk menghindari reaksi samping?
3. Bagaimana atom hidrogen dapat membuat aldehida sangat mudah teroksidasi?






Komentar
Posting Komentar